Surat dari ibu dan ayah
"Nak, saat aku tua nanti aku harap kamu mau bersabar untukku.."
"Jika nanti aku pecahih gelas atau piring, itu bukan kesengajaanku, itu karena pengelihatanku mulai berkurang nak. Tolong jangan bentak aku ya, semakin tua perasaanku semakin rapuh, jadilah anak yang memiliki belas kasih..."
"Saat kamu memanggilku tapi aku tidak menjawab jangan katain aku tuli ya. Pendengaranku memburuk, kamu bisa mendekat untuk mengulangi apa yg kamu katakan, atau kamu bisa tulis saja di sobekan kertas dengan huruf yang besar...
Maafkan aku ya nak, aku bertambah tua..."
"Saat lututku sudah tidak mampu menopang badanku, bantu aku untuk berdiri ya nak... Aku mau menghirup udara luar... Tuntun aku seperti waktu kamu masih kecil, aku menuntunmu belajar jalan..."
"Ketika aku berbicara tidak jelas dan ku ulang-ulang seperti kaset rusak, aku pengen kamu tetep dengerin aku...
Jangan sebel dan jangan tertawakan aku, seperti dulu kamu belum bisa bicara merengek minta balon sedangkan aku tidak mengerti, tapi aku berusaha mencari apa yang kamu minta..."
"Nak maaf badanku bau, kamu jangan jijik ya...
Jangan paksa aku mandi, tubuhku lemah mudah terkena demam... Bersihkan saja dengan handuk basah yang wangi, mungkin baunya akan mereda..."
"Seandainya kamu ada waktu luang sempetin sebentar saja untuk ngobrol dengan aku ya... Aku kesepian tidak ada yang diajak berbicara...
Aku tau kamu sibuk bekerja dan menjalani hidup mu untuk menggapai cita-citamu...
Aku hanya butuh beberapa menit saja, walaupun ocehanku tidak menarik tapi setidaknya ada yang mendengarkan. Seperti waktu kau bercerita khayalan kecilmu yang tak masuk akal, tapi aku selalu mendengarkannya..."
"Hingga saatnya telah tiba...
Aku sakit keras di tempat tidur ujung dari usia...
Aku harap kau mau sabar mengurusku, ketika semuanya basah karena aku mengompol tolong jangan marahin aku... Sabarlah lagi pula sebentar lagi Sang Pencipta memanggilku...
Dan ketika ajal menjemputku pegang tanganku dan kuatkan aku, turun aku mengucap kalimah terakhir...
"Jangan khawatir...
Ketika aku bertemu dengan Sang Pencipta akan kusampaikan pada-Nya bahwa kau adalah anak yang berbakti kepada ibu dan ayahmu... Semoga Allah meridhoi segala kebaikan yang kamu lakukan.."
(Surat dari Ibu dan Ayah)
Subscribe Our Newsletter