-->

Aku Dan Kau (Puisi)



00.12 Tetesan air tajam
Setelah air berhenti menyirami
Dan senja telah menyelimuti malam
Terbayang wajah anggun yang dulu kulihat di pojok kelas

Hanya bangku dan papan saksi bisu rasa ini
Kau hebat dimataku
Aliran darah yang merampas
Otak,  hati dan pikiran
Yang hanya bisa tertuju
Hanya padamu

Tapi...
Aku sadar..  Aku hanyalah aku
Yang tak sempurna dimatamu
Tapi yakinlah,  esok nanti
Aku akan meminangmu
Dengan beribu ribu kesempurnaan 
Sempurna cinta,  dan masa depan kita


Jajak 
2016

Subscribe Our Newsletter

Buka Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel